Baca Juga

Memuat...

Payudara Membengkak Saat Menyusui? Berikut Cara Mengatasinya!

Setelah melahirkan, banyak ibu - ibu yang heran dan juga kaget dengan perubahan pada ukuran payudaranya yang semakin membesar, apalagi jika ibu tersebut baru melahirkan anak pertama. Besarnya payudara tersebut tentu membuat bra yang biasa Anda gunakan jadi kekecilan sehingga tentu saja jadi kurang nyaman lagi saat digunakan. Maka karenanya sering timbul pertanyaan mengenai hal tersebut.

Apakah kondisi seperti ini normal untuk Ibu - ibu yang baru menyusui? Lalu bagaimana solusi untuk mengatasinya?


Pembengkakan yang dialami oleh Bunda pasca melahirkan ini disebut dengan pembengkakan fisiologis. Kondisi tersebut bisa terjadi karena disebabkan oleh perubahan postpartum kadar hormon, di mana itu memulai proses produksi susu dan juga meningkatkan sirkulasi pada darah ke payudara.

Tubuh Bunda pun akan mulai memproduksi kolostrum atau susu pertama, yang mana nantinya sangat dibutuhkan oleh bayi saat lahir, sebagai tahapan perkenalan ASI. Pembengkakan ini pun biasanya akan membuat Bunda tidak nyaman dengan payudaranya sendiri, khususnya saat proses menyusui si bayi.

Payudara yang terasa sesak dan penuh secara mendadak tentunya akan membuat Bunda merasa kurang nyaman di awal-awal. Bahkan, tidak jarang ibu baru mengalami demam saat ukuran payudaranya tersebut menjadi membesar. Untuk bisa mengatasi pembengkakan tersebut, maka Bunda tentunya harus mengurangi isi dari payudara Bunda tersebut, dengan cara memberikansi kecil ASI. Pembengkakan tersebut pun nantinya akan semakin berkurang, saat bayi menghisap payudara Bunda, mengeluarkan ASI hingga kosong.

Maka dari itu, Bunda tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut, karena memang kondisi ini tidak akan berlangsung lama. Apalagi, kalau Bunda memang rutin memberikan ASI kepada si kecil, maka pembengkakan tersebut akan berkurang sedikit demi sedikit.

Pencegahan & cara mengatasi pembengkakan payudara saat menyusui

Terjadinya pembengkakan pada payudara ini memang tidak perlu terlalu dikhawatirkan, hanya saja bisa menimbulkan masalah lainnya. Maka dari itu, penting bagi Bunda untuk bisa mengobatinya segera. Saat payudara Bunda sudah membengkak karena terlalu banyak ASI, maka puting pun akan sulit keluar, sehingga si kecil kesulitan untuk bisa menghisap ASI. 


Berikut ini adalah beberapa Tips untuk mengatasi payudara membengkak saat menyusui yang bisa anda praktikan agar tidak mengganggu anda dan juga si kecil:

1. Ajarkan si kecil mengenal daerah aerola saat masih awal-awal kelahiran

Akan lebih mudah bagi si kecil untuk bisa menempel dan menghisap ASI dengan baik dan benar di hari pertama kedua pasca melahirkan. Maka dari itu, di sinilah waktu yang tepat untuk mengajarkan si kecil mengetahui bagian-bagian dari payudara, khususnya aerola tersebut agar lebih cepat terbiasa.

2. Jangan batasi waktu menyusui pada si kecil

Untuk bisa melindungi puting susu Bunda, maka Bunda harus tahu cara menyusui yang baik dan benar. Salah hal yang perlu untuk dihindari di sini adalah membatasi waktu menyusui si kecil. Cara ini bisa membantu untuk mencegah dan juga sekaligus mengatasi pembengkakan pada payudara bunda. Bunda harus memberikan kebebasan pada si kecil untuk bisa menghisap ASI sesuai dengan yang dibutuhkannya.

3. Perbanyak waktu bersama dengan bayi pasca melahirkan

Proses pengajaran tentunya tidak hanya 1 sampai 2 hari saja, tapi ini akan membutuhkan waktu yang lebih banyak lagi. Inilah pentingnya me time bersama bayi saat awal-awal kelahirannya dan lebih sering memberikan ASI kepada si kecil saat lahir. Cara ini juga bisa membantu dalam meminimalkan masalah dengan pembengkakan dan juga pasukan ASI di payudara Anda pun akan sesuai dengan kebutuhan bayi.

4. Manfaatkan pompa ASI untuk mengurangi pembengkakan

Alat pompa ASI ini sebenarnya tidak hanya digunakan untuk Bunda yang ingin menyimpan ASI, atau pun untuk merangsang keluarnya ASI. Tapi, alat pompa ASI ini juga bisa membantu dalam mencegah dan mengatasi pembengkakan yang dialami. Karena, dengan menggunakan pompa ASI, maka cairan susu di dalam payudara Bunda akan tetap keluar dan tidak terlalu penuh. Jumlah ASI yang perlu Anda keluarkan itu tidak perlu terlalu banyak, tapi secukupnya yang bisa membuat Anda nyaman. Jika, Anda mengeluarkan ASI terlalu banyak, maka itu bisa merangsang produksi ASI akan lebih cepat dan banyak pula. Karena, produksi ASI pada tubuh Bunda pasca melahirkan itu akan keluar sesuai dengan permintaan dan pasokannya.

5. Gunakan kompres air hangat sebelum memerah atau pada saat menyusui

Dengan memberikan kompres air hangat, maka ini bisa membantu mengurangi pembengkakan pada payudara. Kehangatan ini pun bisa membantu dalam memicu refleks ejeksi dari susu, yang bisa membuat ASI mengalir lebih cepat saat dipompa atau pun saat bayi menyusui. Anda pun bisa menggunakan cara lain, yaitu dengan membungkuk di atas baskom yang berisikan air hangat.

6. Pakailah bra yang sesuai

Kalau memang ukuran bra Bunda dulunya sudah kekecilan atau tidak muat lagi, maka Bunda bisa mengganti dengan ukuran yang sesuai agar bisa lebih nyaman. Karena, dengan ukuran bra yang lebih itu akan membuat payudara semakin sakit, apalagi kalau terlalu tebal. Kalau sampai seperti ini, maka pembengkakan tersebut bisa memicu terjadinya mastitis.

Itulah tadi beberapa tips mengatasi payudara yang membengkak untuk ibu menyusui. Jadi untuk para ibu - ibu semua jangan merasa kaget dengan kondisi tersebut, karena itu adalah kondisi normal seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya. Malahan anda harus mensyukurinya karena ada para ibu - ibu yang tidak bisa memproduksi ASI, sehingga anaknya harus memakai susu formula.

Sumber referensi:

http://infosehatwanita.com/pasca-kehamilan/tips-mengatasi-payudara-membengkak-saat-menyusui-bayi-38402017.html

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *