Baca Juga

Memuat...

Sejarah Permainan Sepakbola Di Dunia Dan Di Indonesia

Sepakbola adalah permainan paling populer di seluruh penjuru dunia termasuk juga di Indonesia. permainan yang terkenal dengan kejuaraan piala dunia (World Cup) ini tentu memiliki sejarah (history) tersendiri yang menarik untuk di gali dan disimak.

Mau tau sejarah sepakbola dunia secara lengkap? Simak uraiannya berikut ini:

A. Sejarah Sepakbola Dunia

Sejarah sepakbola dunia, secara garis besar di bagi ke dalam sejarah sepakbola dunia pada masa kuno dan juga sejarah sepakbola dunia pada masa modern. Apa perbedaan mendasar dari sejarah sepakbola pada masa kuno dan sejarah sepakbola di masa modern, berikut penjelasannya.


1. Sejarah Sepakbola Pada Masa Kuno

Berdasarkan beberapa prasasti dan catatan sejarah, permainan sepakbola sudah ada China sejak dari masa di Nasti Han pada abad ke 2 dan ke 3 sebelum masehi (SM). Pada masa itu permainan sepakbola di mainkan dengan cara menggiring dan menendang bola yang terbuat dari kulit kejaring kecil.

Olahraga sepakbola pada masa itu di buat agar para tentara China tetap terlatih fisiknya dan juga sebagai hiburan ketika ada perayaan ulang tahun kaisar. Adapun permainan sepakbola pada masa itu disebut dengan Tsu Chu.

Selain di negara China, permainan sejenis juga ada di negara Jepang. Adapun permainan tersebut dimainkan dengan cara menggiring bola yang terbuat dari kulit kijang dan disebut sebagai “kemari”.
Selain di negara dan China dan Jepang, ternyata permainan sepak bola juga di temukan di negara – negara seperti Romawi, Inggris, Meksiko, Amerika Tengah sampai ke Mesir Kuno yang sudah memainkan sepak bola dengan memakai bola yang terbuat dari karet.


Peristiwa menarik dari sejarah sepak bola kuno terjadi di Inggris. Yaitu pada masa pemerintahan Raja Edward, di mana sempat muncul larangan terhadap permainan sepak bola ini karena terjadi begitu banyaknya tindakan kekerasan yang mengarah pada tindakan brutal karena tidak memiliki aturan yang begitu jelas. Dan pada tahun 1369 Raja Edward III lalu mencabut larangan tersebut dan kembali mengizinkan permainan sepak bola.

permainan sepakbola  kembali lagi mendapat larangan untuk di mainkan oleh ratu Elizabeth I di tahun 1572. Pelarangan tersebut dikeluarkan tanpa adanya kompromi dengan menetapkan sanksi keras terhadap siapa saja yang memainkan permainan sepakbola, maka akan dihukum penjara.

Sampai akhirnya angin segar berhembus pada akhir tahun 1680-an. Raja Charless II segera mencabut larangan tersebut, sekaligus memberikan perlindungan kepada siapapun yang ingin memainkan sepak bola di Inggris

2. Sejarah Sepakbola Pada Masa Modern

Untuk sejarah sepak bola di era modern dimulai di negara Inggris. Hal ini ditandai dengan berdirinya sebuah induk organisasi asosiasi sepak bola pertama di dunia yang di bentuk pada tahun 1863 dan di beri nama FA, melalui pertemuan 11 wakil dari perkumpulan sepak bola yang ada di Football Association Freemason’s Tavern (london-inggris).

Dalam pertemuan itu ditetapkan peraturan tunggal permainan sepak bola. Kemudian, peraturan tersebut diikuti oleh asosiasi sepak bola Wales, Skotlandia, dan Irlandia. Selanjutnya, keempat asosiasi tersebut membentuk International Football Association Board (IFAB) untuk dapat mengkoordinasi peraturan sepak bola dunia.

Sejalan dengan perkembangan dan kemajuan sepak bola dunia, maka didirikanlah Federation International de Football Association (FIFA) di Paris, Prancis pada 21 Mei 1904.

Sebuah pertemuan yang digagas oleh dua tokoh sepak bola yaitu Henry Delaunay dan Jules Rimet tersebut dihadiri oleh 7 negara yaitu Denmark, Spanyol, Swedia, Swiss, Belgia dan belanda.

Negara-negara tersebut lalu ditetapkan sebagai anggota FIFA pertama yang diketuai oleh Robert Guerin yang berasal dari Prancis.

Kejuaraan sepak bola yang ada pada masa itu masih tergolong dalam lingkup olimpiade, namun kenggotaannya terus bertambah.

Berikut ini daftar peristiwa penting perjalanan sejarah sepak bola modern berdasarkan tahun:
  1. Tahun 1863, terbentuknya Asosiasi Sepak Bola Inggris.
  2. Tahun 1885, diselenggarakannya pertandingan di luar wilayah Inggris, yaitu Kanada melawan Amerika.
  3. Tahun 1886, diadaannya rapat pertama kali dengan agenda membahas pembentukan organisasi yaitu Asosiasi Sepak Bola Dunia.
  4. Tahun 1888, ditetapkan aturan bahwa wasit sudah mulai memegang penuh kendali dalam pertandingan.
  5. Tahun 1904, FIFA terbentuk di Prancis dengan beranggotakan Swedia, Swiss, Spanyol, Belanda, Belgia dan Prancis.
  6. Tahun 1904, akhirnya FIFA berdiri dengan tujuan untuk bisa memajukan sepak bola dunia dengan berslogan “For The Game, For The World” yang berarti permainan sepak bola akan menjadi sebuah pemersatu antar bangsa sesudah perang dunia. Markas FIFA beralamat di Zurich, Swiss yang merupakan tempat untuk menyaksikan kegiatan yang dilaksanakan oleh FIFA, misalnya pengundian liga champion, pemberian gelar pemain terbaik dan lain-lain. Adapun tugas yang diemban oleh FIFA adalah mempromosikan sepak bola, melakukan pengaturan transfer pemain dari tim ke tim yang lain, memutuskan gelar pemain terbaik dunia, dan mempublikasikan daftar peringkat dunia FIFA pada setiap bulannya.

Perkembangan sepak bola di dunia terus berlanjut, hingga pada tahun 1908 permainan sepak bola dimasukkan ke dalam Olimpiade dan menyelenggarakan kegiatan kejuaraan dunia pertama untuk permainan sepak bola atau Piala dunia di Uruguay pada tahun 1930-an.

Ada hal yang unik di luar dari teknis permainan sepak bola yang mesti dicatat, yaitu adanya keberhasilan BBC yang menjadi stasiun televisi pertama yang berhasil menayangkan permainan sepak bola di tahun 1938, dan pada tahun 1966 digunakannya fitur replay dalam setiap gol yang terjadi di siaran televisi.

Permainan sepak bola, sepanjang sejarah sepak bola memang merupakan sarana hiburan yang paling banyak digemari oleh banyak orang di dunia. Hal inilah yang membuat FIFA lalu memperlebarkan sayap dengan membentuk beberapa badan asosiasi regional yang terdiri dari beberapa negara sebagai berikut ini:
  1. UEFA (Union of European Football Associations) yang merupakan suatu kelompok atau asosiasi sepak bola mencakup negara-negara Eropa.
  2. CONCACAF (The Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football) yang merupakan sebuah kelompok atau asosiasi sepak bola yang menaungi negara-negara yang ada di Amerika Tengah, Karibia dan Amerika Utara,
  3. CONMEBO (Confederacion Sudamericana de Futbol) yang merupakan suatu kelompok atau asosiasi sepak bola yang menaungi negara-negara di Asia.
  4. CAF (Confederation of African Football) yang merupakan kelompok atau asosiasi sepak bola untuk menaungi negara-negara yang ada di Benua Afrika.
  5. OFC (Oceania Football Confederation) yang merupakan asosiasi sepak bola yang menaungi Negara Oceania.


B. Sejarah Sepakbola Indonesia


Sejarah Sepak bola indonesia dimulai sejak tahun 1914 saat Indonesia masih dijajah oleh pemerintah Hindia Belanda. Kompetisi antar kota di jawa tersebut hanya di juarai oleh dua tim atau di dominasi dua tim saja, yaitu Batavia City, Soerabaja City.

Sejarah Sepak Bola Modern di Indonesia dimulai dengan terbentuknya PSSI (Persatuan Sepakbola seluruh Indonesia ) pada tanggal 19 April 1930 di Yogyakarta dengan ketuanya Soeratin Sosrosoegondo. Sebagai organisasi olahraga yang dilahirkan di Zaman penjajahan Belanda, Kelahiran PSSI betapapun terkait dengan kegiatan politik menentang penjajahan. Jika meneliti dan menganalisa saat- saat sebelum, selama dan sesudah kelahirannya, sampai 5 tahun pasca Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, jelas sekali bahwa PSSI lahir, karena dibidani politisi bangsa yang baik secara langsung maupun tidak, menentang penjajahan dengan strategi menyemai benih – benih nasionalisme di dada pemuda-pemuda Indonesia.

Setelah wafatnya Soeratin Sosrosoegondo, prestasi tim nasional sepak bola Indonesia tidak terlalu memuaskan karena pembinaan tim nasional tidak diimbangi dengan pengembangan organisasi dan kompetisi. Pada era sebelum tahun 1970-an, beberapa pemain Indonesia sempat bersaing dalam kompetisi internasional, di antaranya Ramang, Sucipto Suntoro, Ronny Pattinasarani, dan Tan Liong Houw. Dalam perkembangannya, PSSI telah memperluas kompetisi sepak bola dalam negeri, di antaranya dengan penyelenggaraan Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua untuk pemain non amatir, serta Divisi Tiga untuk pemain amatir. Selain itu, PSSI juga aktif mengembangkan kompetisi sepak bola wanita dan kompetisi dalam kelompok umur tertentu (U-15, U-17, U-19,U21, dan U-23).

Sayangnya sejarah panjang sepakbola Indonesia belum mampu merubah prestasi sepak bola Indonesia di kancah internasional. Butuh manajemen bola yang bertekad untuk merubah Sepak Bola Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Itulah sekilas sejarah sepakbola dunia yang dapat kami tuliskan, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan para pembaca 90detik.com semua.

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *